3 Bidang Dalam Teknik Industri



Beberapa referensi menyebutkan bahwa teknik industri dibagi menjadi tiga bidang yakni sistem manufaktur, manajemen industri, dan sistem industri & tekno ekonomi.
  1. Sistem manufaktur adalah sebuah sistem yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral (i.e., manusia, mesin, material, energi, dan informasi) melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan, dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek manusia dan lingkungan kerjanya.
  2. Manajemen industri adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk penciptaan dan peningkatan nilai sistem usaha melalui fungsi dan proses manajemen dengan bertumpu pada keunggulan sumber daya insani dalam menghadapi lingkungan usaha yang dinamis.
  3. Sistem industri dan tekno ekonomi adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan daya saing sistem integral (i.e., tenaga kerja, bahan baku, energi, informasi, teknologi, dan infrastruktur) yang berinteraksi dengan komunitas bisnis, masyarakat, dan pemerintah.
Terdapat pula sistem pengklasifikasian lain dengan sudut pandang yang berbeda yang membagi Teknik Industri menjadi empat bidang. Mengapa menjadi empat bidang?

Di dunia pendidikan Indonesia, teknik industri termasuk dalam klaster teknologi industri dimana didalamnya selain teknik industri juga terdapat teknik mesin, teknik elektro, dan teknik kimia. Teknik industri sendiri merupakan pecahan dari teknik mesin sehingga banyak sekolah atau universitas yang mengintegrasikan teknik industri dan teknik mesin karena dua ilmu ini sangat berdekatan. Perbedaan dari ilmu teknik industri, teknik mesin, teknik elektro, dan teknik kimia bisa dijelaskan di bawah ini:
  • Teknik mesin : matematika + fisika = prinsip mekanik = steam engine.
  • Teknik elektro : matematika + fisika = electrical science.
  • Teknik kimia : matematika + fisika + kimia = synthetic material.
  • Teknik industri : matematika + fisika + manusia = sistem terintegrasi.
Sedangkan persamaan dari keempat ilmu tersebut adalah sama-sama mengaplikaskan ilmu matematika dan fisika sebagai ilmu dasar serta sama-sama lebih banyak diterapkan di lingkungan industri non jasa (industri manufaktur).
Print PDF
SHARE
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar